Jamin Akses Pendidikan Anak Indonesia di Malaysia, Kemendikbud Kirim 115 Guru

Jakarta, Kemendikbud — Demi menjamin adanya akses pendidikan bagi anak-anak Indonesia, Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengirim 115 orang guru ke Malaysia. Pelepasan para guru tersebut dilaksanakan di Plaza Insan Berprestasi, kantor Pusat Kemendikbud, Jakarta (26/9/2016).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy dalam sambutannya mengatakan bahwa ini merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam menjaga kesempatan bagi anak-anak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) untuk mendapatkan akses pendidikan di Malaysia. Dengan demikian rasa kebangsaan dan nasionalisme mereka akan tetap terjaga.

“Kita jaga agar anak-anak Indonesia tetap berakhlak Indonesia, berkepribadian Indonesia. Agar kelak ketika mereka kembali ke pangkuan ibu pertiwi, mereka siap mengabdi untuk Indonesia,” ujar Menteri Muhadjir.

Mendikbud juga berpesan agar para guru tetap menjaga rasa nasionalisme dan kehormatan bangsa Indonesia saat berada di negara lain. Karena menurutnya, salah satu ujian terbesar dalam menjaga rasa nasionalisme adalah saat kita sedang berada di negeri orang.

Dalam pelepasan ini, sebanyak 101 guru pendidikan dasar dan 14 guru pendidikan menengah siap ditugaskan di beberapa wilayah di Malaysia. Jumlah penempatan mereka terdiri dari 30 guru di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu, 31 guru di Community Learning Centre (CLC) wilayah Kota Kinabalu dan Tawau, 37 guru di Pusat Belajar Humana, 7 guru di Johor Bahru, 5 guru di Kelang, dan 5 guru di Sarawak.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Sumarna Surapranata, menjelaskan pengiriman 115 guru pada tahap ke-7 ini adalah untuk menambah guru yang sekarang berjumlah 223 guru, sehingga totalnya menjadi 338 guru.

“Tujuan pengiriman guru adalah untuk memberikan layanan pendidikan bagi anak-anak indonesia yang tidak memperoleh akses pendidikan di tempat orang tuanya bekerja”, ujar Dirjen Pranata.

Salah satu guru yang akan dikirim ke Kinabatangan, Sabah Malaysia, Mutmaimunah, berharap semoga tugas ini menjadi amanah dan benar-benar mengabdi bagi nusa dan bangsa. “Mungkin anak-anak Indonesia di sana kurang mendapatkan informasi tentang kebudayaan Indonesia, dan saya akan memberikan wawasan tentang Indonesia kepada anak-anak Indonesia yang berada di Malaysia. Sehingga nasionalismenya tetap terjaga”, kata guru yang sebelumnya pernah ikut program SM-3T (Sarjana Mendidik di daerah Tertinggal, terluar dan Terdepan) di Gayo Lues, Aceh.

Para guru diberangkatkan pada hari Selasa, 27 September 2016, keberangkatan menuju Tawau, Sabah Malaysia dan Johor Bahru. Kemudian secara resmi para guru ini akan diterima oleh perwakilan Republik Indonesia (RI) di Kinabalu, Johor Bahru dan di Tawau Malaysia pada hari Rabu, dan selanjutnya akan di distribusikan ke tempat masing-masing untuk bertugas selama dua tahun.

Sumber: Shahwin Aji (web Kemdikbud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penandatanganan Komitmen dan Dukungan Bersama Pelaksanaan PPDB yang Objektif, Transparan dan Akuntabel di Kabupaten Bener Meriah

Bener Meriah, 12 Juni 2024 – Bertempat di Aula Dinas Pendidikan Bener Meriah, kegiatan penandatanganan komitmen dan dukungan bersama pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang objektif, transparan, dan akuntabel berlangsung dengan sukses pada Rabu, 12 Juni 2024. Acara ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bener Meriah. Kegiatan ini diawali […]

Read More

Penandatanganan Komitmen dan Dukungan Bersama Pelaksanaan PPDB yang Objektif, Transparan dan Akuntabel di Kota Langsa

Langsa, 12 Juni 2024 – Memasuki tahun ajaran baru 2024/2025, saat ini setiap Kabupaten/Kota melakukan kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Untuk itu Pemerintah Kota Langsa menggelar Pertemuan Dukungan dan Komitmen Bersama Penerimaan Peserta Didik Baru Kota Langsa yang bertempat di Ruang Rapat Walikota Langsa yang dihadiri oleh seluruh Unsur Muspida dan Jajaran Satuan Kerja […]

Read More

BPMP Aceh Dukung dan Hadiri Launching Aplikasi Penerimaan Peserta Disik Baru (PPDB) Disdikbud Bireuen Untuk PPDB yang Transparan, Objektif dan Akuntabel

Bireuen – Bertempat di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Pemerintah Daerah Kabupaten Bireuen secara resmi meluncurkan aplikasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Aplikasi ini akan digunakan pada penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2025/2026 untuk jenjang dikdas sekabupaten Bireuen. Kegiatan diawali dengan persembahan peumulai jamee tari Ranup Lampuan oleh UPTD SDN 1 Bireuen […]

Read More