Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Aceh Gelar Kegiatan Sosialisasi terkait Pencegahan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan

Aceh Besar – Hari ini, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Aceh menggelar kegiatan sosialisasi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan. Acara ini menjadi bagian dari upaya serius dalam mengatasi isu kekerasan yang semakin memprihatinkan di dunia pendidikan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh para kepala sekolah dan pengawas dari berbagai kabupaten/kota di Aceh. Dalam sambutannya, Kepala BPMP Provinsi Aceh, Dr. Muhammad Anis, S.Si., M.Si., menekankan urgensi perlunya tindakan preventif dan responsif terhadap kekerasan di lingkungan pendidikan.

Isu kekerasan dalam dunia pendidikan menjadi perhatian serius, terutama setelah hasil Asesmen Nasional tahun 2022 mengungkapkan angka yang mengkhawatirkan. Data tersebut menunjukkan bahwa sekitar 34,51% peserta didik memiliki risiko mengalami kekerasan seksual, sementara 26,9% peserta didik mungkin mengalami kekerasan fisik, dan sekitar 36,31% peserta didik berpotensi menjadi korban perundungan.

Dalam rangka memberikan perlindungan yang menyeluruh bagi seluruh warga satuan pendidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan. Peraturan ini mewajibkan pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di seluruh satuan pendidikan dan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan pada level pemerintah daerah.

Dalam penutupan sambutannya, Kepala BPMP Provinsi Aceh mengharapkan kerjasama dari semua pihak terkait, baik dari pemerintah daerah maupun dinas pendidikan, untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi siswa. Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan pemangku kepentingan di daerah dapat memahami dan mengimplementasikan regulasi ini secara efektif guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari kekerasan.

Ini merupakan langkah konkret dalam menangani masalah kekerasan di lingkungan pendidikan, dan diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan pendidikan di Provinsi Aceh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BPMP Provinsi Aceh Sukses Gelar Kegiatan Menyusun Strategi Komunikasi Kegiatan/Event

Aceh Besar – Pada tanggal 19 s.d 21 Februari 2024, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Aceh menggelar kegiatan bertajuk “Menyusun Strategi Komunikasi Kegiatan/Event” di Aula BPMP Aceh. Kegiatan ini diikuti oleh PIC PDM 1-14 dari masing-masing Tim Kerja di BPMP Provinsi Aceh. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menyusun langkah-langkah dan strategi komunikasi […]

Read More

Pelepasan dan Pendampingan Peserta Program Intervensi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran melalui Program Kampus Mengajar Angkatan 7 Tahun 2024

Aceh Besar – Hari ini 19 Februari 2024 BPMP Provinsi Aceh menyelenggarakan kegiatan Pelepasan dan Pendampingan Peserta Program Intervensi Pemulihan dan Transformasi melalui Program Kampus Mengajar Angkatan 7 Tahun 2024. Kegiatan ini diadakan selama 2 hari dan berakhir besok pagi pada tanggal 20 Februari 2024. Program Kampus Mengajar diselenggarakan sebagai upaya memberikan kesempatan kepada mahasiswa […]

Read More

Tausiyah Bulanan Program DWP BPMP Provinsi Aceh Mendalami Hak dan Kewajiban Suami-Istri dalam Membina Keluarga yang Dirindukan Allah

Aceh Besar – Dalam upaya menindaklanjuti Program DWP BPMP Provinsi Aceh di bidang pendidikan, DWP Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Aceh menggelar kegiatan Tausiyah Bulanan. Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak/Ibu pegawai beserta istri, PPNPN, Security, dan CS BPMP Provinsi Aceh. Tausiyah kali ini disampaikan oleh Tgk. Abana Rahmat Fajri dari Sibreh Aceh Besar dengan […]

Read More